Postingan

Peradaban Islam Pada Masa Dinasti Safawi Di Persia

  Sesudah kekhalifahan Abbasiyah runtuh, kekuatan politik Islam mengalami kemunduran. Keterpurukan umat Islam dalam dunia politik tersebut mulai bangkit kembali dan mengalami kemajuan setelah muncul dan berkembangnya tiga kerajaan besar Islam, yaitu Dinasti Turki Utsmani di Turki, Dinasti Safawi di Persia, dan Dinasti Mughal di India.       Munculnya Dinasti Safawi didasari dua hal yaitu; lahirnya kembali Dinasti Safawi merupakan kebangkitan kembali kejayaan Islam, setelah sebelumnya pernah mengalami masa kecemerlangan; Dinasti Safawi telah memberikan kepada Iran semacam “negara nasional” dengan identitas baru, yaitu aliran Syi’ah yang merupakan landasan bagi perkembangan nasionalisme Iran modern.          Pada mulanya di Persia tepatnya di Ardabil, sebuah kota di Azerbaijan, terdapat sebuah gerakan thariqat yang diberi nama Shafawi (Ash-Shafawiyah). Thariqat ini didirikan pada waktu yang hampir bersamaan dengan berdirinya Dinasti...

Peradaban Islam pada Masa Dinasti Turki Utsmani

          Bermula pasca pembubaran Kesultanan Rum yang dipimpin oleh Dinasti Saljuk Turki. Pada tahun 1300-an, Anatolia terpecah menajdi beberapa negara merdeka yang disebut emirat Ghazi. Emirat Ghazi ini yang merupakan cikal bakal pendirian Dinasti Kesultanan Turki Utsmani yang dipimpin oleh Oesman I (1258-1326 M). Nama kerajaan Turki Utsmani diambil dan dibangsakan oleh nenek moyang mereka yang pertama yaitu Sultan Utsmani Ibnu Sauji ibnu Orthogol Ibnu Sulaiman Syah Ibnu Kia Alp, kepala kab di Asia Tengah. Turki Utsmani berkuasa sejak abad ke-13 sampai abad ke-19. Raja pertama Turki Utsmani adalah Utsman dengan gelar Padisya Alu Utsman atau Raja dari keluarga Utsman dan beribukota di Konstantinopel setelah kemudian di duduki oleh Dinasti Turki Utsmani.          Dalam masa lebih darin 6 abad berkuasa (699-1343 H/1282-1924 M) menurut C.E. Boswort. Dinasti Utsmani mempunyai Sultan dan Khalifah yang berjumlah 37 orang. Diantara banyak...

Sumbangan Keilmuan dan Peradaban Islam di Eropa

             Di Eropa, Islam merupakan agama terbesar kedua setelah agama Kristen. Dari total populasi, diperkirakan umat islam di Eropa berjumlah 5,4 % yang terkonsentrasi di Eropa bagian timur, terutama di Balkan dan Kaukakus. Di Eropa Barat, konsentrasi umat Islam terdapat di sekitar Prancis, Jerman dan Inggris.          Jembatan-jembatan peradaban Islam menuju barat atau daerah Eropa sendiri di jembatani dengan adanya penaklukan Andalusia, Sisilia,  dan Perang Salib. Andalusia sendiri merupakan jembatan utama peradaban Islam di Eropa. Ia telah menjadi mimbar perncerahan peradaban selama delapan abad (92-897 H/711-1492 M) karena keberadaan umat muslim disana. Masuknya peradaban Islam ke Eropa melalui Andalusia ini terjadi karena politik islam yang toleran terhadap penganut agama lain yaitu Yahudi dan Nasrani. Menurut Harun Nasution pada buku Islam Kesatuan dalam Keragaman mengatakan bahwa begitu besarnya pengaruh isl...

Perkembangan Islam di Spanyol

      Spanyol dikuasai oleh Islam pada masa Dinasti Umayyah di bawah pemerintahan khalifah Al-Walid. Dalam proses penaklukkan Spanyol terdapat tiga pahlawan Islam yang yang berjasa. Mereka semua adalah Tharif bin Malik. Thariq bin Ziyad, dan Nusa bin Nushair. Dalam penyebaran ke Spanyol, Thariq bin Ziyad lebih dikenal sebagai penakluk karena pasukannya lebih besar dan hasilnya lebih nyata. Pasukannya terdiri dari sebagian besar suku Barbar yang didukung oleh Musa bin Nushair dan sebagian lagi orang arab yang dikirim Khalifah Al-Walid. Pasukan tersebut kemudian melakukan penyebrangan selat dan mendarat pertama kalinya di Gibraltar di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad. Dengan dikuasainya daerah ini maka terbukalah pintu secara luas untuk memasuki Spanyol. Berawal dari sini Thariq dan pasukannya menaklukkan kota-kota penting di Spanyol seperti Cordova, Granada dan Toledo. Pada Juli 713 M setapak demi setapak kota-kota di Spanyol dapat dikuasai oleh Islam. Gelombang perluasa...

Masa Disintegrasi dan Munculnya Dinasti-Dinasti Kecil

     Masa Disintegrasi Kekhalifahan Bani Abbasiyah dimulai ketika banyak provinsi yang melepaskan diri dari Dinasti Abbasiyah. Selain itu, faktor lain yang menyebabkan perang politik Bani Abbas menurun adalah perebutan kekuasaan di pusat pemerintahan Bani Abbasiyah juga mengalami kemunduran di bidang politik. Kondisi ekonomi yang buruk memperlemah kekuatan politik dinasti Abbasiyyah.       Berdasarkan perubahan pola pemerintahan dan politik itu, para sejarawan biasanya membagi masa pemerintahan Bani Abbas menjadi lima periode:  Periode pertama (132 H/750M – 232 H/847 M), disebut periode pengaruh Persia pertama.  Periode kedua (232 H/847 M – 334 H/945 M), disebut masa pengaruh Turki pertama.  Periode ketiga (334 H/945 M – 447 H/1055 M), masa kekuasaan Dinasti Buwaih dalam pemerintahan Khilafah Abbasiyah. Periode ini disebut juga masa pengaruh Persia kedua.  Periode keempat (447 H/1055 M – 590 H/1194 M), masa kekuasaan dina...

Peradaban Islam Pada Masa Dinasti Abbasiyah

        Dinasti Abasiyah didirikan oleh Abu Abbas As-Shaffah dan berkuasa hampir selama 5 abad yaitu dimulai pada tahun 132-656 H/750-1258 M. Awal mulanya terbentukmya dinasti Abbasiyah adalah melatarbelakangi dari Muhammad bin Ali, menjalankan kampanye dengan gerakan rahasia untuk mengembalikan kekuasaan pemerintahan kepada keluarga Bani Hasyim. Gerakan ini bermula sejak tahun 100 H. Dia menjadikan Hamimah sebagai sentral perencanaan, konsolidasi dan sistem kerja gerakan. Sedangkan Kufah dijadikan pusat pembentukan opini dan Khurasan sebagai pusat penebaran opini tersebut.          Setelah Muhammad meninggal, anaknya yang bernama Ibrahim bin Imam menggantikannya pada tahun 125 H/742 M. Pada saat itu pemerintahan Bani Umayah mengalami kemunduran setelah meninggalnya Khalifah Hisyam bin Malik dan mulailah fase secara terang-terangan dimana pada tahun 129 H/746 M Ibrahim memerintahkan kepada salah satu panglimanya yang terkenal yaitu Abu M...

Peradaban Islam pada Masa Dinasti Bani Umayyah I

  Asal mula didirikannya kekhalifahan Bani Umayah tidak terlepas dari adanya perang Shiffin yang berujung pada peristiwa Tahkim di Daumatul Jandal. Peristiwa itu mendapatkan pengaruh yang sangat besar mengenai dunia perpolitikan islam pada saat itu. Sosok Muawiyah bin Abu Sufyan yang sebenarnya sudah sangat menginginkan kekuasaan saat Khalifah Ali bin Abi Thalib dengan alih mengusut pembunuhan Khalifah Utsman bin Affan yang pada dasarnya tidak terlepas dari hasutan berbagai pihak kenapa Muawiyah melakukan hal tersebut. Pada akhirnya pemerintahan Khalifah Ali bin Thalib berakhir karena Khalifah Ali di bunuh yang sebelumnya pembunuhan tersebut sudah direncanakan oleh pihak Khawarij yang dilakukan oleh Abdurrahman bin Abu Muljam. Kemudian Khalifah Hasan bin Ali di baiat oleh pihak warga Kuffah saat itu karena menjaga kekosongan pemerintahan dan membuat geram pihak Muawiyah bin Abu Sufyan karena sebenarnya itu momentum ia mengambil alih kekuasaan umat islam. Hingga pada akhirnya unt...